Headline Hari ini
Home » Posts filed under PHP
Penggunaan substr pada PHP
Penggunaan Fungsi rtim,Ltrim dan trim
ltrim(string)
trim(string)
trim(string)
Adapun nilai balik masing-masing fungsi adalah sebagai berikut:
ltrim menghasilkan string yang tidak lagi diawali dengan spasi putih.
rtim menghasilkan string yang tidak lagi diakhiri dengan spasi putih.
trim menghasilkan string yang tidak lagi diawali dan diakhiri spasi putih.
Sample script
ltrim (" Bekerja")-> menghasilkan "Bekerja"
rtim(" Bekerja ") ->menghasilkan " Bekerja"
trim(" Bekerja ")-> menghasilkan "Bekerja"
pengunaan ini biasa digunakan didalam pembuatan login atau registrasi. dimana setiap isi yang dituliskan dapat diterjemahkan baik.
Unlink PHP function
unlink($path);
path adalah file yang akan dihapus misalnya data.jpg, data.txt, data.css dan lain-lain. sehingga kita perlu memberitahukan kepada fungsi Unlink bahwa path itulah yang menjadi acuan untuk dihapus.
$path="images/linda.jpg";
if(unlink($path)) echo "Deleted file ";
sedangkan penghapusan yang tidak dapat bekerja sebagai mana mestinya sebagai berikut :
$path="http://domainname/file/red.jpg";
if(unlink($path)) echo "Deleted file ";
contoh perintah diatas akan memberikan pesan bahwa perintah ini tidak diijinkan. atau "unlink() [function.unlink]: HTTP does not allow unlinking. " untuk menghilangkan warning atau pesan kesalahan pada php kita juga bisa menggunakan add "@", sehingga pesan kesalahan yang ditampilkan akan bernilai false atau tidak muncul.
saya akan mencontohkan bagaimana fungsi Unlink dieksekusi menggunakan perintah if else, jadi ketika file tidak dapat dihapus, maka proses tidak akan dijalankan.
$path="test.html";
if(@unlink($path)) {echo "Deleted file "; }
else{echo "File can't be deleted";}
sekarang kita sudah dapat menghapus file dengan menggunakan perintah Unlink pada PHP. untuk menggunakanya PHP4 atau yang lebih tinggi telah mendukung fungsi ini.
PENGUNAAN FUNGSI idate
beberapa format yang digunakan dalam fungsi date :
B internet time
d - hari di bulan
h - format jam dalam hitungan 12
H - format jam dalam hitungan 24
i - Menit
I - returns 1 if DST (daylight saving time) is activated, 0 otherwise
L - returns 1 for leap year, 0 otherwise
m - bulan dalam nilai
s - detik
t - Days in current month
U - Seconds since the Unix Epoch (January 1 1970 00:00:00 GMT)
w - Day of the week (Sunday=0)
W - ISO-8601 week number of year (week starts on Monday)
y - Year (1 or 2 digits)
Y - Year (4 digits)
z - Day of the year
Z - Timezone offset in seconds
MEMBUAT INPUT SEDERHANA DENGAN PHP&MYSQL
- WEB SERVER LOCAL
- DEVELOPMENT EDITOR
- Create database
- Create Table
kemudian simpan dengan nama Form_penduduk.php. nah selesai pekerjaan kedua... sekarang pertanyaannya bagaimana agar data yang diisi pada form oleh pengunjung bisa tersimpan ke dalam database???? untuk menjawab pertanyaan ini lihat script dibawah ini kemudian simpan dengan nama Simpanpenduduk.php.
include "koneksi.php";
//buat variabel dari kolom-kolom yang akan dikirim
$nama = $_POST["nama"];
$alamat =$_POST["almt"];
$telp =$_POST["telp"];
$jk=$_POST["jk"];
$ktp =$_POST["ktp"];
Proses selanjutnya yang dilakukan adalah masuk ke IE Browser atau Mozilla Browser lalu ketikan http://localhos/nama_folder_anda/Form_penduduk.php. isi data yang diminta pada kolom form lalu klik tombol simpan. selanjutnya jika data berhasil tersimpan kita dapat melihatnya di halaman phpmyadmin. semoga berhasil...
MENAMPILKAN DATA DARI DATABASE
A. TABEL SISWA
--------------------------------------------------------------
ID | No. Induk | Nama
--------------------------------------------------------------
01 | 00010200PK2 | Akmal Nainggolan
--------------------------------------------------------------
02 | 00010100PK2 | T. Napitupulu
--------------------------------------------------------------
Result # 2
Script Sample :
$kon=mysql_connect('localhost','root',' ');
$dbkon=mysql_db_connect("DB_SISWA",$kon);
$query=mysql_query("SELECT * FROM SISWA ORDER BY ID ASC);
While ($frow = mysql_fetch_array($query))
{
echo " DATA SISWA YANG DITAMPILKAN
";
echo $frow[0] ."
";
echo $frow[1] ."
";
echo $frow[2] ."
";
}
?>
PHP.ini Variable
Register_globals=Off
Meski dalam tahap pengembangan sebaiknya directive ini tidak diaktifkan. Sebagai ganti untuk pengambilan nilai variabel gunakan superglobal.
variables_order="GPCS"
variables_order="EGPCS" (php versi baru)
Untuk menetapkan urutan variabel-variabel yang diregister PHP, yaitu: $_GET, S_POST, SCOOKIE dan S_SERVER
Register_argc_argv=Off
jika ini diaktifkan maka parameter-parameter URL akan mudah ditangkap.
Magic_quotes_gpc=Off
Directive in menangani data GPC dan sebaiknya tetap di-disable.sebagai ganti untuk menangani tanda kutip gunakan fungsi dedicated database atau fungsi addslashes()
Magic_quotes_runtime=Off
Directive ini berfungsi untuk menangani data yang digenerate saat runtime. Contohnya data dari SQL dan fungsi exec()
PHP 5 Session
Pada PHP hal yang seperti kejadian sebelumnya dapat diselesaikan dimana seluruh informasi yang dilakukan pada server memungkinkan hal itu dapat tersimpan contoh username, daftar penjualan dan lain sebagainya. kita dapat menggunakan fungsi session yang terdapat pada PHP. bagaimanapun, informasi yang terdapat pada session hanya bersifat sementara dan akan dihapus ketika user meninggalkan website tersebut.
Session bersifat uniq dari setiap pengunjung. jadi seandainya pengunjung bernama "afdel" maka session yang di miliki afdel adalah 1 dan selanjutnya begitu. uniq id akan di kirim dan disimpan pada cookies atau pada URL.
Script Sample :
page display.........
script diatas akan mendaftarkan session dari pengguna ke server yang memungkinkan informasi tersimpan, dan menetapkan UID (uniq ID) session berdasarkan user tertentu.
B. MENYIMPAN VARIABEL SESSION
Cara yang benar untuk menyimpan dan mengambil variabel session adalah dengan menggunakan variabel $ _SESSION PHP :
Script Sample :
session_start();
// store session data
$_SESSION['views']=1;
?>
//retrieve session data
echo "Pageviews=". $_SESSION['views'];
?>
Script Sample :
session_start();
if(isset($_SESSION['views']))
$_SESSION['views']=$_SESSION['views']+1;
else
$_SESSION['views']=1;
echo "Views=". $_SESSION['views'];
?>
unset($_SESSION['views']);
?>
Atau menggunakan :
session_destroy();
?>
PHP.ini pada Session & Cookie
session.save_path="C:\nama_folder"
Tentukan lokasi yang aman untuk menyimpan data session. Apabila platform sistem operasi mendukung shared memory, isikan mm.
session.use_cookie=1
Nilai 1 pada option ini menyatakan bahwa modul akan menggunakan cookie untuk menyimpan id session client.
session.use_only_cookies=1
Untuk mencegah penyerangan melalui parameter URL ketika bekerja dengan session maka aktifkan option ini.
session.auto_start=0
Disarankan agartidak menjalankan session secara otomatis, tetapi menggunakan session_start()
Configurasi PHP INI Untuk Error handling & logging
PHP.ini Pada Perfomansi
Nilai Off pada option ini akan mengakibatkan superglobal lama ($HTTP_*_VARS) tidak dikenal.
expose_php=Off
Option ini mengijinkan kita untuk menulis PHP di file dengan ekstensi lain misalnya .html, .htm. Ini menjadikan kode bisa di eksekusi lebih cepat oleh server.
session.gc_divisor=1000
Option ini untuk menetapkan nilai pembagi, dimana GC (Garbage Collection) akan dijalankan tiap request.
output_buffering=4096
Untuk meningkatkan performa, gunakan buffering output dan tetapkan nilai buffer 4096 Bytes (4KB)
PHP.ini pada batasan akses
Protect Coding Dengan ByteRun
Artikel kali ini kita akan membahas mengenai Encoder atau dengan bahasa saya enkripsi source code yang telah kita create. Disaat kita mencreate atau membuat sebuah code pada PHP dalam membangun sebuah website baik yang bersifat corporate atau personal, terkadang kita menginginkan script atau code yang telah kita buat agar tidak terbaca oleh orang lain, Dalam artian source code kita tidak ingin dijadikan right to copy.:)
Untuk menangani hal ini kita tidak perlu binggung, kita dapat menggunakan layanan jasa sebuah situs yaitu http://www.byterun.com/, dimana situs ini menyediakan encoder/mesin enkripsi untuk source code PHP yang telah kita buat. untuk itu cara atau step untuk menggunakan encoder pada situs Byterun sebagai berikut :
1/ Silahkan mengkilik alamat ini http://www.byterun.com/
2/ Setelah terbuka halaman website tersebut, terdapat dua kolom inputan, dimana keduanya memiliki kegunaan masing2.
3/ yang pertama adalah permintaan login ID (Please enter LOGIN ID) sedangkan permintaan yang kedua digunakan meminta email anda (Your e-mail address).
4/ Pilihan pertama digunakan jika kita telah memiliki akses login atau Id login.
5/ Pilihan kedua digunakan untuk daftar user.
6/ misalkan kita belum memiliki akses login id yang diminta, kita tinggal memasukkan alamat email yang aktif pada inputan kedua. secara otomatis pihak byterun akan memberikan hak akses kepada anda, dengan mengirimkan user ke email yang telah kita masukkan sebelumnya. mesti harus kita ingat, waktu aktif untuk user ID atau login Id hanya diberikan selama 30 menit ( dapat dibaca didalam email kiriman).
7/ sekarang copy dan paste kan login id yang ada di email, misalkan disini login IDnya adalah Type LOGIN ID: QkdvY4NekUyWKbFx lalu masukkan kedalam inputan yang pertama tadi dan klik enter button.
8/ jika telah berhasil anda dapat menggunakan encoder dari online atau anda dapat mendownload beberapa fitur dari website tersebut.
Nah, sekarang kita tidak perlu repot lagi bagaimana untuk mengenkripsi source code yang kita miliki agar tidak menjadi right to copy. namun mesti perlu di ingat sebenarnya anda boleh melakukan ini boleh juga tidak, itu terserah anda, sebenarnya code PHP adalah free/bebas, tinggal bagaimana kita untuk mengartikan hal tersebut. terimakasih :)
Fungsi date_sunset()
Sytax :
date_sunset(timestamp,format,latitude,longitude,zenith,gmt_offset)
Contoh kalkulasi terbenamnya matahari untuk Lisbon, Portugal :
//Latitude: 38.4 North
//Longitude: 9 West
//Zenith ~= 90
//offset: +1 GMT
echo("Date: " . date("D M d Y") . "
");
echo("Sunset time: ");
echo(date_sunset(time(),SUNFUNCS_RET_STRING,38.4,-9,90,1));
?>
Output :
Date: Tue Jan 24 2006
Sunset time: 18:44
Optimalisasi Berkas
A.Closing a File
fungsi ini digunakan untuk menutup berkas yang terbuka.
B.Check End-of-File
fungsi feof() memeriksa jika berkas telah berakhir.
if (feof($file)) echo "End of file";
C. Reading a File line by line
untuk membaca berkas dari baris ke baris menggunakan fungsi fgets() ;
$file = fopen("welcome.txt", "r") or exit("Unable to open file!");
//Output a line of the file until the end is reached
while(!feof($file))
{
echo fgets($file). "
";
}
fclose($file);
?>
D.Reading a file Character by character
untuk membaca berkas karakter per karakter gunakan fungsi fgetc();
$file=fopen("welcome.txt","r") or exit("Unable to open file!");
while (!feof($file))
{
echo fgetc($file); //membaca file karakter demi karakter
}
fclose($file);
?>