Headline Hari ini

Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan

Mengapa Wanita Lebih Senang Bersama Temannya?

Bersama teman membuat wanita merasa senang, dapat menikmati makanan-makanan enak, dan bergosip sepanjang hari. Tak heran kalau satu dari tiga wanita yang sudah menikah lebih bahagia menghabiskan waktu bersama teman wanita dibandingkan dengan suami mereka. Seperti dilansir dari Daily Mail, para peneliti mewawancara 3.000 wanita dan menemukan bahwa kebanyakan dari mereka lebih senang menghabiskan hari dengan teman mereka dibandingkan dengan pasangan hidup mereka.
Enam dari 10 mengatakan bahwa mereka lebih memilih berbelanja dengan teman wanita dibandingkan dengan pasangan karena teman wanita menawarkan sensasi yang lebih baik, dan saran yang lebih dapat dipercaya.

Survei yang dilakukan oleh Lakeside Shopping Centre di Essex ini menemukan, ketika bertemu dengan teman-teman wanita, seorang wanita berusaha lebih keras untuk tampil maksimal. Bahkan, mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk menata make up dan rambut mereka.

Tak hanya itu, mereka menghabiskan lebih banyak uang ketika hang out bersama teman-temannya. Mereka mengakui teman wanita mendorong mereka untuk membahagiakan diri mereka sendiri.

"Setelah seminggu sibuk kerja, wanita menginginkan waktu 'me time'. Jelas, wanita akan lebih memilih menghabiskan waktu mereka dengan teman dibandingkan dengan pasangan hidup mereka," ujar juru bicara Lakeside Sophie Scott.

Menurutnya, menghabiskan waktu dengan teman wanita, berbelanja, bergosip di coffee shop, dapat meningkatkan mood seorang wanita. Penelitian ini menemukan satu dari tiga orang setuju bahwa mereka lebih suka bersama teman wanita karena mereka lebih menyenangkan. Dan tentunya, mereka sangat menyukai bergosip dengan teman wanitanya.

Bahkan survei ini menunjukkan bahwa dua per tiga wanita merasa bersalah jika mereka tidak menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman wanitanya. Satu dari sepuluh wanita mengatakan mereka lebih bisa menjadi diri sendiri ketika berada di sekitar teman-teman mereka, sementara hampir setengahnya mengatakan, mereka menikmati berbicara tentang apa pun dengan temannya. (umi)

http://kosmo.vivanews.com/news/read/258842-wanita-pilih-bareng-teman-ketimbang-suami
READ MORE - Mengapa Wanita Lebih Senang Bersama Temannya?

4 Tipe Pria Peselingkuh


Perselingkuhan bisa terjadi karena banyak alasan. Mulai dari hanya iseng-iseng, menantang adrenalin, rasa bosan hingga yang melibatkan hati dan pikiran. Berbagai alasan itulah yang menjadi dasar untuk mengetahui tipe-tipe peselingkuh. Nah, berikut empat tipe peselingkuh dengan berbagai alasannya.

1. Si Pemburu

Tipe pria ini sangat pintar membaca kelemahan incarannya dan akan masuk di saat yang tepat. Meskipun ia sudah memiliki pasangan, hasratnya untuk menaklukan wanita lain sangat besar. Hal itulah yang membuatnya melakukan perselingkuhan.

Ia bisa dengan sangat pintar membuat wanita percaya akan kata-katanya dan memaklumi perselingkuhan yang dilakukannya.

2. Si Penolong

Ia selalu ada saat dibutuhkan dan sangat penolong. Kebaikannya digunakan sebagai senjata untuk menaklukan hati wanita. Bahkan, perselingkuhan yang dilakukannya bisa ditutupi dengan sangat baik oleh sikap baiknya.

Perselingkuhan dianggapnya sebagai salah satu cara untuk menunjukkan eksistensi “kenakalan” dalam citra dirinya yang selalu baik.

3. Si Korban

Tipe pria ini memposisikan dirinya sebagai korban untuk membenarkan perselingkuhan yang dilakukannya. Ia akan menceritakan dirinya yang tidak dihormati pasangan atau kehidupan rumah tangganya berantakan untuk menimbulkan empati wanita incarannya.

Alasan apapun sebenarnya tidak dibenarkan untuk melakukan perselingkuhan. Jika dia memang pria setia, dia akan membenahi masalah dalam keluarganya dan bukan malah berhubungan dengan wanita lain. Alasan utama “si korban” ini untuk melakukan perselingkuhan hanyalah untuk mengatasi rasa jenuh, yang sebenarnya bisa dilakukan dengan cara yang lebih baik dibandingkan berselingkuh.

4. Si Profesional

Perselingkuhan yang dilakukan si profesional tentunya bukan mencari cinta dan banyak sekali tipe pria berselingkuh macam ini. Mereka hanya menginginkan “servis” dan kesenangan sesaat. Citra sangat penting bagi mereka, rumah tangga yang langgeng, anak-anak yang bahagia adalah yang selalu dijaganya.

Perselingkuhan dianggapnya seperti hiburan rutin saja dan mereka sangat pintar menutupinya.

Sumber : koranbaru.com melalui masuta-fenesia.blogspot.com

READ MORE - 4 Tipe Pria Peselingkuh

9 Mitos Cinta yang Gagal

Ahli dan konselor hubungan, Wayne Powell, menuturkan mitos-mitos percintaan banyak yang berlawanan dengan kenyataan. Sayangnya, pada sebagian perempuan, mitos tersebut justru menjadikan mereka ragu dalam hubungan yang baru dibangun.

Mitos-mitos percintaan banyak dibangun dari novel-novel dan film romantis. Meskipun terkadang jalan ceritanya tidak masuk akal dan penuh kebetulan. Maka ada baiknya menyimak apa saja mitos-mitos gagal tersebut.

Mitos pertama: Hanya ada satu cinta sejati

Percakapan tentang pasangan jiwa yang digambarkan dalam dongeng-dongeng anak ataupun film komedi romantis telah membuat sejumlah perempuan putus asa. Mereka menunggu hingga akhir hayat demi satu cinta sejati. Padahal faktanya ada kurang lebih 3,5 miliar lelaki di dunia ini. Tapi mereka percaya bahwa Tuhan hanya menciptakan satu orang lelaki istimewa untuk setiap perempuan.

Mitos kedua: Semua pria yang baik sudah diambil orang

Sejak dua puluh tahun lalu mitos ini didengung-dengungkan. Bahkan sampai orang-orang terdekat Anda menemukan pasangan yang tepat. Tidak, Tuhan tidak menciptakan sejumlah lelaki dalam satu malam hingga mereka bisa memilih pasangannya tepat, tapi bukan Anda. Jadi lihatlah pria-pria di depan Anda. Banyak pria baik dan masih single di luar sana. Ingatlah para perempuan, beberapa pria baik adalah pria pemalu yang mungkin Anda duluan yang harus membuat gerakan.

Mitos ketiga: Cinta itu buta

Shakespeare menulis bahwa cinta itu buta dan pencinta tidak akan mampu melihat. Tapi itu adalah kata-kata penulis Romeo dan Juliet, pasangan kekasih yang menemukan jalan keluar kisah mereka adalah dengan bunuh diri bersama. Menurut Powell, mitos cinta itu buta ternyata membutakan perempuan. Contohnya adalah ketika perempuan yang sering mendapat kekerasan selama percintaaanya menganggap pasangan yang memukulinya karena dia mencintai. Maka perempuan tersebut hidup dalam keadaan penyangkalan dan penolakan terhadap kenyataan.

Mitos keempat: Cinta pada pandangan pertama

Ketika seseorang bisa tertarik pada pandangan pertama itu mungkin suka. Karena cinta adalah proses dan tumbuh seiring dengan berjalannya waktu. "Cinta lebih dari sekadar ketertarikan fisik dan membutuhkan sejumlah waktu untuk tumbuh dan berkembang," kata Powell. Jika seseorang datang kepada Anda dan mengklaim jatuh cinta pada pandangan pertama, lalu melamar pada pekan berikutnya, maka larilah dari pria itu.

Mitos kelima: Hubungan langgeng melibatkan dua orang yang sempurna

Tidak ada seseorang yang sempurna. Karena itu menjadi pasangan yang tepat adalah sesuatu yang jauh dari kenyataan dan itu naif. Anda tak bisa mengubah kebiasaan dan kepribadian seseorang untuk memilihnya menjadi pasangan yang tepat. Maka jangan cepat beralih ketika pasangan Anda lupa menekan tombol toilet atau lupa menjemput karena keasyikan nonton bola. Sepanjang pasangan Anda tidak melakukan tindakan kekerasan, maka Anda dapat belajar untuk tinggal bersamanya. Ketidaksempurnaan pasangan yang mengarah ke perilaku merusak juga perlu diwaspadai, seperti tidak punya pekerjaan dan peminum.

Mitos keenam: Mempunyai anak bersama akan membuat hubungan lebih dekat

Anak dapat meningkatkan kualitas hidup dalam banyak hal. Tapi jika Anda menjadikan anak untuk membuat pasangan tetap ada di samping Anda, maka perlu ada strategi lain. Soalnya anak-anak bisa membuat hubungan lebih rumit karena mereka bisa saja diambil dari Anda ketika ada perpisahan.

Mitos ketujuh: Pasangan bertanggung jawab terhadap kebahagiaan Anda

Mitos ini berdasar dari anggapan bahwa meski dunia berguncang, sepanjang Anda berada bersama pasangan, semua masalah akan hilang. Powell mengingatkan kebahagiaan seseorang tidak bergantung pada orang lain. Anda harus bertanggung jawab terhadap kebahagiaan pribadi Anda. Sayangnya, beberapa orang khususnya yang memiliki kepercayaan diri rendah telah menjadi sasaran terhadap kepercayaan bahwa pasangan mereka adalah sumber kebahagiaan mereka. Akibatnya banyak pria yang mengambil keuntungan kepada perempuan yang menganut paham ini.

Mitos kedelapan: Cinta sejati mengalahkan segalanya

Konsep ini sangat romantis menjadi abadi selama bertahun-tahun karena banyak orang mengiba demi romantisme. Tapi, seperti juga mitos-mitos lainnya, paham cinta sejati telah disalahgunakan sejumlah orang untuk membenarkan perilaku kekerasan dan kekejaman pasangannya. Faktanya dibutuhkan lebih dari sekadar cinta untuk menjaga sebuah hubungan. Anda perlu penghargaan, toleransi, nilai-nilai yang sama, dan humor dari kedua belah pihak untuk menjaga kesatuan hubungan

Mitos kesembilan: Seks adalah hal yang lumrah

Tidak ada hal yang wajar tentang perilaku menyatukan dua tubuh manusia. Seks memang pemicu hubungan yang romantis. Untuk alasan inilah beberapa perempuan merasa patah hati dan merasa ditolak ketika mereka bangun dan menyadari bahwa mereka telah menghabiskan malam untuk bercinta, tapi pasangannya hilang tanpa jejak. (jamaicaobserver.com  |  Dianing Sari)

Sumber : Tempo.co

READ MORE - 9 Mitos Cinta yang Gagal

Benarkah Pasangan yang Gemar Nonton Film Porno Lebih Berkomitmen?

Mungkin ini perlu diketahui bagi Anda penggemar film esek-esek: Kebiasaan tersebut baik untuk hubungan percintaan Anda. Oh ya?

Sebagaimana dilansir oleh Shine, sebuah penelitian baru-baru ini mendapati bahwa 45% pasangan gemar nonton film porno dan hal itu merupakan sebuah cara yang sehat untuk mengharmoniskan hubungan mereka melalui tips dan teknik bercinta yang dapat dipelajari untuk membangkitkan gairah masing-masing.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di The Archives of Sexual Behavior tersebut menyatakan, bahwa kegemaran yang dimulai sejak pranikah (yang ini jangan ditiru, bro!) akan membuat mereka “lebih berkomitmen dan memuaskan secara seksual” daripada mereka yang sembunyi-sembunyi nonton sendiri tanpa didampingi pasangannya.

Yang jelas, komunikasi dalam hal seks merupakan komponen utama dalam sebuah hubungan. Jika menonton film dewasa dilakukan berdua, bukan hanya pembelajaran(?) saja yang bisa diperoleh, tapi juga tambahan ilmu berbagai posisi bercinta baru yang dapat diterapkan.

Bagaimanapun juga, film porno bagi kebanyakan orang adalah hal tabu. Selain itu, hanya kaum pria saja yang dianggap punya kegemaran ini. Tapi faktanya, berdasarkan hasil survei oleh Marie Claire and Esquire, diketahui bahwa 17% wanita Amerika juga melakukannya, atau setidaknya mengaku melakukannya. Dan ternyata 1 dari 4 dolar uang mereka dibelanjakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan aktifitas seks ini.

Sumber : Shine     |     Foto : visualphotos

READ MORE - Benarkah Pasangan yang Gemar Nonton Film Porno Lebih Berkomitmen?

Rayuan Maut Para Wanita Masa Kini

Merayu adalah salah satu cara yang cukup efektif untuk membuat seseorang jatuh cinta. Di jaman modern seperti sekarang ini merayu bukan lagi di donimasi kaum adam saja, banyak wanita yang lebih berani menunjukan rasa percaya dirinya untuk menarik perhatian para pria. Layaknya seperti menyatakan cinta, wanita – wanita masa kini tak harus menunggu si pria untuk menyatakannya.

Seperti juga " Rayuan maut AndreTaulani OVJ " dengan seni humornya untuk merayu wanita, tapi yang ini hanya sekedar bahan lawakan di acara opera van java.

Begitu juga dengan wanita masa kini, mereka memiliki cara tersendiri untuk merayu kaum adam. Walaupun menggunakan sedikit bahasa yang lebis halus, tapi rayuan maut wanita masa kini dapat membuat banyak pria tak berdaya.

Seperti apakah rayuan maut wanita masa kini ? Berikut, kalimat – kalimat yang dipercaya dapat membuat pria tak berdaya dan terbuai dengan rayuannya.

Bisa minta tolong nggak ?
Saat seorang wanita ingin mencuri perhatian sang pangeran hati, sering kali ia mengatakan kalimat ini, " Bisa minta tolong nggak ? ". Padahal ini hanya bagian dari trik mereka untuk sekedar bisa mengenal lebih dekat pria yang menjadi incarannya. Dan kalimat ini dipercaya mampu membuat pria jatuh cinta dan tak bisa menolaknnya.

Pacar kamu pasti cantik ya ?
Pertanyaan seperti ini sering kali diajukan oleh wanita masa kini, dengan maksud ingin menunjukan bahwa ia sangat mengagumi dan ingin tahu status sang pujaan hatinya, masih berstatus jomblo kah, apa sudah punya pacar. Dan kaum pria pasti menjawab, " Aku belum punya pacar kok, aku ingin cari pacar sebaik dan secantik kamu". Betul kan…he he.

Bisa nggak nemenin aku ?
Inilah kalimat maut yang membuat kaum pria tak berdaya menolak ajakannya, wanita masa kini sering kali menggunakan rayuan ini untuk tujuan agar bisa ngobrol empat mata dengan pria incarannya. Dengan cara berpura – pura meminta bantuan, untuk sekedar menemani makan siang atau mengantarnya belanja di mall.

Nah, itulah cara – cara wanita masa kini untuk bisa mencuri hati sang pangeran.

http://yafi20.blogspot.com/2011/10/rayuan-maut-para-wanita-masa-kini.html
READ MORE - Rayuan Maut Para Wanita Masa Kini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Butuh Jasa Ini ?